Sejarah Singkat SMAN 4 Kota Tangerang Selatan
Perkembangan masyarakat yang terus meningkat dan tumbuh dengan cepat menuntut tersedianya berbagai sarana dan prasarana dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu bidang yang ikut tumbuh dan sangat penting, sesuai dengan tingkat nasional dan kebutuhan masyarakat dalam menjawab tantangan globalisasi atau milenium ketiga dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan handal. Sumber daya manusia yang berkualitas dan handal dapat tercapai melalui dinamika bidang Pendidikan sebagai salah satu instansi yang mengampu kebutuhan akan penguatan potensi, minat, bakat, dan kompetensi sumber daya manuia yang dimaksud.
Fakta terkait peran instansi pendidikan menuntut pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan memandang perlu untuk mendirikan sekolah baru, sesuai dengan tuntutan masyarakat. Salah satu wilayah yang menjadi sentra pendirian sekolah yaitu wilayah Ciputat. Tingginya angka calon siswa yang memasuki jenjang SMA di wilayah Ciputat tidak mampu tertampung di satu-satunya sekolah negeri di wilayah tersebut. Banyak calon siswa SMA yang tidak tertampung di SMAN 1 Ciputat, akhirnya beralih ke sekolah swasta dengan bayaran yang tinggi dan jarak yang jauh. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat Ciputat khususnya masyarakat komplek PERTAMINA Pondok Ranji Ciputat sehingga tercetuslah ide permohonan pendirian sekolah negeri baru di wilayah mereka. Ide permohonan pendirian sekolah negeri baru direalisasikan dalam bentuk penghibahan sebagian tanah yang dimiliki Pertamina kepada pemerintah DEPDIKBUD untuk pendirian gedung sekolah baru.
Adapun tanah hibah tersebut luasnya 2 hektar, yang terbagi menjadi 12.000 m2 untuk SMA Negeri 2 Ciputat (yang akhirnya berubah menjadi SMAN 4 Kota Tangerang Selatan akibat pemekaran wilayah) dan 6000 m2 untuk SMP Negeri 4 Ciputat (yang kini menjadi SMPN 10 Tangerang Selatan serta 6000 m2 lagi untuk perumahan guru.
Pembangunan Gedung SMAN 2 Ciputat yang kini bernama SMAN 4 Kota Tangerang Selatan dibangun pada tahun 1993, sebanyak 10 ruang, yang peresmian dan status negerinya tertanggal 5 Oktober 1994 berdasarkan S.K. Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan propinsi Jawa Barat dengan nomor statistik sekolah (N.S.S.) 30.102.04.16.088. Dari 10 ruang yang dibangun 6 ruang mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dengan rincian : 3 ruang untuk kelas II dan 3 ruang untuk kelas I. Kemudian 1 ruang untuk perpustakaan dan 3 ruang sisanya untuk ruang kepala sekolah, ruang Tata Usaha dan ruang guru. Perlu diketahui bahwa siswa pertama SMAN 2 Ciputat/SMAN 4 Kota Tangerang Selatan berasal dari pelimpahan siswa SMA Negeri 1 Ciputat, yang mulai tanggal 5 Oktober 1994 pindah Bersama 20 orang guru yang sebelumnya mengajar di SMA Negeri 1 Ciputat).
SMAN 4 Tangerang Selatan berlokasi di Jl.W.R. Supratman Komp. Pertamina Pondok Ranji Ciputat Telp.(021) 7423962 yang berdampingan dengan SMP Negeri 10 Tangerang Selatan. Sebelumnya, SMAN 4 Kota Tangerang Selatan memiliki 28 ruang belajar (kelas), 1 ruang Perpustakaan, 1 ruang Guru, 1 ruang BP/BK, 1 ruang Kepala Sekolah, 1 ruang Tata Usaha, 1 ruang Wakasek., 1 ruang aula sekolah (serbaguna), 1 ruang UKS, 1 ruang Sekretariat OSIS/MPK, 1 ruang Pramuka, 1 ruang Koperasi Siswa, 3 ruang Laboraturium Komputer, 1 ruang Laboratorium Kimia, 1 ruang Laboratorium Biologi , 1 ruang laboratorium Fisika, 1 bangunan rumah penjaga sekolah/kantin, 1 Lapangan Basket sekaligus Lapangan Upacara, 1 Lapangan Voli, 1 unit Pos Satpam, 1 lahan parkir, 1 Pendopo, serta 1 Masjid Baitul Ilmi.
Sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya SMAN 4 Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2024/2026 ini, memiliki 29 rombongan belajar dengan kurang lebih 70 guru dan staf TU. Adapun rincian terurai sebagai berikut :